Quote




Be thankful for what you have; you'll end up having more. If you concentrate on what you don't have, you will never, ever have enough.

~ Oprah Winfrey

Jumat, 09 Oktober 2009

Sholat Jum’at di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin


Seperti masuk ke masjid-masjid lainnya di seluruh dunia, kesan pertama saat masuk masjid adalah sejuk. Lantai, dinding dan tiang yang terbuat dari batu pualam krem muda benar-benar membuat atmosfir masjid ini sangat nyaman untuk berlindung dari terik matahari yang panas menyengat. Orang lemah iman sepertiku tentu berpikir bahwa suasana seperti ini sangat cocok untuk tidur siang. Amboi, semilir anginnya bertiup sepoi-sepoi.

Di dalamnya tidak kurang tertulis 99 Asmaul Husna yang terpahat rapi pada dasar kubah. Ada juga kaligrafi di dinding masjid yang konon terbuat dari tembaga. Salah satunya adalah petikan dari Al Qur’an surat Ali Imron ayat 102. Kawan tentu sudah sering mendengarnya saat sholat Jum’at: ‘yaa ayyuhalladziina aamanuttaqullooha haqqo tuqootihii walaa tamuutunna illaa wa antummuslimuun’, yang artinya kurang lebih ‘Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam’.

Masjid ini terdiri atas dua lantai. Dilingkupi oleh kubah besar berbentuk batok kelapa terbalik, yang terbuat dari bahan aluminium sheet kalcolour berwarna emas. Rupanya atap inilah yang menjadi salah satu ciri khas masjid ini. Bentuk atap ini mirip dengan atap Gedung Sultan Suriansyah yang ada di Jl. Brigjen Hasan Basri. Terdapat juga lampu gantung dari kaca yang berkilap di tengah ruangan, yang digantungkan persis di bawah kubah.

Nama Sabilal Muhtadin diberikan sebagai bentuk penghormatan terhadap Ulama Besar (almarhum) Syekh Muhammad Arsyad al-Banjary, seorang tokoh agama Islam di Kalimantan Selatan. Sabilal Muhtadin sendiri merupakan salah satu kitab yang ditulis oleh beliau. Perlu Kawan ketahui juga bahwasanya 98 persen penduduk Banjarmasin beragama Islam. Bahkan, menurut Steve Frankham dan James Alexander dalam Fooprint Borneo, Banjarmasin memiliki masjid yang berlimpah: rata-rata terdapat sebuah masjid per 40 kepala keluarga!

Syahdan, beberapa bulan yang lalu keinginanku untuk merasakan sholat Jum’at di masjid ini kesampaian juga. Sampai di masjid sekitar jam 11.30 WITA, ternyata masjid masih sepi. Langsung saja mengambil air wudhu di pelataran masjid.

Ada sedikit perbedaan tata cara sholat di sini bila dibandingkan dengan Jawa. Sebelum khotbah Jum’at, dibacakan Al Qur’an oleh seorang santri. Dibacakan, dan bukan rekaman kaset, di atas mimbar dengan gagahnya. Elok benar suaranya, dan tentu tak menyimpang sedikit pun dari tajwid yang diajarkan gurunya.

Dibacakan juga laporan keuangan dari pengurus masjid. Lalu disusul dengan pembacaan tahlil oleh kyai besar di sana. Sampai di sini aku gelisah, sambil mengganti-ganti posisi bersila. Ya begini inilah nasib orang yang tidak pernah dilatih kondangan di waktu kecilnya. Kaki kesemutan, punggung pegal, belum lagi ditambah dengan perut yang keroncongan. How pathetic.

Khotbah pun akhirnya selesai, yang kemudian dilanjutkan dengan sholat dan doa. Total waktu dua jam aku berada di masjid ini menjadikannya sebagai sholat Jum’at terlama sepanjang hidupku.

14 komentar:

Lisa mengatakan...

inget ya ngga boleh tidur di mesjid :-)

Vicky Laurentina mengatakan...

Kalau aku punya anak laki-laki, kusuruh bapaknya sering bawa dia ke kondangan. Jadi waktu gede dia akan biasa ndengerin laporan keuangan masjid :-D

hasan mengatakan...

2Jam? lama amat? Sekalian Penelusuran Sejarah mesjid ya?
Asalkan ga ngobrol ato blogging saat khutbah jum'at. he..he.he..

Berkarya Merajut Harapan mengatakan...

setelah itu, klo solat jum'at di mana dok?

Iklan Gratis mengatakan...

lama sekali ya hingga 2 jam ..
rasanya temen2 di kantor kl sholat jum'at rasanya cuman setengah jam .. 12.30 udah pada menuju kantin ..
tapi semakin lama ibadah .. semakin banyak pahalanya kan ?!

Iklan Gratis

ijal mengatakan...

kalo saya shalat jumat khotbah 25 menit, yang masuk paling cuma 5 menit, sisanya merenung.. (merem maksudnya)

lady mengatakan...

nice.., salam kenal..

ijal mengatakan...

beda bgt, di sini nulis ttg shalat jumat, saya nulis ttg miyabi.. hahaha..

Lyla mengatakan...

hehehe... jadi inget foto2 di depan masjid tsb, fotonya skrg kemana ya... wahh... aku mau nyari dulu ahhh....

baburinix mengatakan...

hmmmm...gimana rasanya sholat jum'at di sabilal ndri?

mancaracat mengatakan...

gimana rasannya sholat jum'at di sabilal ndry?

cacahd mengatakan...

bah imak ni....cam dimapa? masa imak dokter klo, imsut kasamutan jual lah?

bhogey mengatakan...

om andriiii...
aku datang lagi,hha
makin keren aja om.,

aphied mengatakan...

shalat jumat 2 jam ?
omaigot dok,
itu sm dg nntn film tuh. .
hhe. .

Recent Comments