Quote




Be thankful for what you have; you'll end up having more. If you concentrate on what you don't have, you will never, ever have enough.

~ Oprah Winfrey

Jumat, 02 Oktober 2009

Tugu Pahlawan


Karena sudah bosan jalan-jalan di mall, maka minggu kemarin aku sempatkan diri untuk berkunjung ke Tugu Pahlawan. Walau dengan mata terkantuk akibat hanya tidur 2 jam pada malam harinya, tapi dengan semangat 45 aku pun berangkat ke sana.

Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember didirikan sebagai bentuk kebanggaan atas kemenangan arek-arek Suroboyo pada pertempuran heroik tanggal 10 Nopember 1945. Museum yang diresmikan pada tahun 2000 dan berlokasi di dalam lapangan Tugu Pahlawan ini telah dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kota Surabaya.

Di museum ini, rekaman asli pidato Bung Tomo yang berapi-api membangkitkan gelora dan hasrat rakyat akan kemerdekaan dapat didengarkan dari sebuah radio kuno. Beberapa diorama statis menggambarkan aksi kepahlawanan arek-arek Suroboyo, yang hanya dengan menggunakan senjata sederhana yaitu bambu runcing, mampu memenangkan pertempuran melawan musuh.

Bambu ini bukan bambu biasa. Terbuat dari bambu “Apus” atau “Ori” yang dipangkas meruncing pada salah satu ujungnya. Konon menurut beberapa cerita, bambu tersebut diberi mantra agar memiliki kekuatan.Sehingga tidak kalah dengan senjata macam senapan mesin Browning model 41,30 mm atau pun senapan mesin Kotkies Japan kaliber 7,7 mm.


Dan sepertinya bambu runcing ini juga mesti dipatenkan supaya tidak diakui sebagai warisan budaya oleh negara tetangga..hehe…Merdeka!

Jam buka : Selasa – Kamis (08.00 – 14.30); Jum’at (08.00 – 14.00); Sabtu – Minggu (08.00 – 13.00); Senin dan Hari Libur Nasional tutup.

Bea masuk : 2000 rupiah.

17 komentar:

Dony Alfan mengatakan...

Dadi kelingan cah2 Tugu Pahlawan dot Com

Andri Journal mengatakan...

Yen aku malah kelingan pacarku mas. :D

nurrahman mengatakan...

wedew, jadi pengen kesana...lha harusnya sampeyan juga dibayar sama pemilik tugu pahlawan..lha wong saya sudah ditraktir di warung soto pak rus purwrejo gara-gara nulsi di blog, hahahehehehe...)piss

Berkarya Merajut Harapan mengatakan...

curiga ni tiap ari ke mall terus wkwkwk

baburinix mengatakan...

wah..jadi pengen kesana...tapi pakei klotok bisa ga ya nyampei ke tugu itu?

rumah lina mengatakan...

ada museumnya ya, baru tau, byk ga yg dateng? Jangan2 sunyi sepi?

Anonim mengatakan...

weh..kakiq masih perbanan+dilengkapi sandal jepit..

Vicky mengatakan...

Kenapa tiket museum rata-rata dibanderol nggak lebih dari harga teh botol? Itu nggak cukup buat kesejahteraan para guide museum..

*protes*

ijal mengatakan...

hormaaaaaaatttt graaakkk!!! (lho?)

donlenon mengatakan...

jadi inget suroboyo dan nyamuk2 nakalnya, terutama pas keluar malem2 bareng temen2 juntadol (jurnalis pecinta dodol) makan nasi goreng telur.. hm, kapan punya kesempatan singgah ke gubeng lagi..

Lisa mengatakan...

bagus reportasenya, itu bambunya yg dikacain ya ?

BIG SUGENG mengatakan...

Mesti tidur cuma 2 jam, tetap semangat ke musium soalnya biasanya jarang pengunjung kecuali musim liburan sekolah.
Lhaa ke sananya ada temennya, itu lho yang ada di balik tulisan merdeka?

Judith mengatakan...

Dulu jama aku masih sekolah, sering nonton film perjuangan ttg Tugu Pahlawan iki.. Lha saiki kok udah agak lupa alur ceritane..

Elsa mengatakan...

tugu pahlawan... ribuan kali cuman lewat thok. gak pernah mampir masuk. emang bagus ya dalemnya???

ijal mengatakan...

saya datang lg mas!

Lyla mengatakan...

wah... iki mesti sengaja foto tulisan merdeka bukan kepanasen arep ngiyub hehehehe...

aphied mengatakan...

pas k sby lebaran kmr, g sempet jalan2 k tugu pahlawan dok.
mlh k suramadu.haha. .

Recent Comments